Kesempatan ibadah maliyah (harta) nyaris tiba : ibadah qurban tahun 1439 H/2018 M. Pahalanya sangat besar, karena berada di salah satu di antara empat bulan haram (mulia), bulan Dzulhijjah. Ibadah qurban adalah batu uji ketaqwaan bagi muslim/muslimah yang mampu secara ekonomi untuk melakukannya. Luluskah seorang muslim/muslimah yang mampu secara ekonomi dalam ujian ibadah qurban? Sesungguhnya, qurban adalah :

كُلُّ طَاعَةٍ يَتَقَرَّبُ بِهَا إِلَى اللهِ تَعَالَى كَالصَّلاَةِ وَالصِّيَامِ وَالصَّدَقَةِ وَالذَّبْحِ، وَلَكِنْ لِكَثْرَةِ إِطْلاَقِهِ عَلَى الذَّبْحِ صَارَ يُعْرَفُ بِهِ .

Setiap bentuk ketaatan yang dengannya (seseorang) bisa mendekatkan diri kepada Allah Ta’ala, seperti : shalat, puasa, shadaqah dan menyembelih. Akan tetapi karena banyaknya penyebutan untuk ibadah menyembelih, maka akhirnya dikenal demikian. Sumber : (fatwa.islamweb.net/fatwa/index.php?page=showfatwa&Option=FatwaId&Id=33274) Fakta hari raya qurban adalah :

عِيْدُ النَّحْرِ أَوْ عِيْدُ اْلأَضْحَى وَهُوَ أَكْبَرُ الْعِيْدَيْنِ وَأَفْضَلُهُمَا وَهُوَ مُتَرَتَّبٌ عَلَى إِكْمَالِ الْحَجِّ . فَإِذَا أَكْمَلَ الْمُسْلِمُوْنَ حَجَّهُمْ غُفِرَ لَهُمْ، وَإِنَّمَا يَكْمُلُ الْحَجُّ بِيَوْمِ عَرَفَةَ، وَيَوْمُ عَرَفَةَ هُوَ يَوْمُ الْعِتْقِ مِنَ النَّارِ مَنْ وَقَفَ بِعَرَفَةَ وَمَنْ لَمْ يَقِفْ بِهَا مِنْ أَهْلِ اْلأَمْصَارِ مِنَ الْمُسْلِمِيْنَ، فَلِذَلِكَ صَارَ الْيَوْمُ  الَّذِى يَلِيْهِ عِيْدًا لِجَمِيْعِ الْمُسْلِمِيْنَ فِى جَمِيْعِ أَمْصَارِهِمْ وَشُرِعَ لِلْجَمِيْعِ التَّقَرُّبُ إِلَيْهِ بِالنُّسُكِ وَهُوَ إِرَاقَةُ دِمَاءِ الْقَرَابِيْنِ.

Hari raya nahr atau hari raya adhha adalah hari raya terbesar dan paling utama di antara dua hari raya. Idul adhha berkaitan dengan penyempurnaan ibadah haji. Jika kaum muslimin menyempurnakan ibadah haji mereka, maka mereka diampuni (dosa-dosanya). Haji sempurna di hari Arafah, dan hari Arafah adalah hari pembebasan dari api neraka bagi kaum muslimin yang melakukan wuquf di Arafah dan mereka yang tidak melakukannya, yaitu kaum muslimin yang tetap berada di negeri-negeri mereka. Oleh sebab itu, hari setelahnya adalah hari raya bagi semua kaum muslimin di semua negeri mereka. Dan disyari’atkan bagi mereka semuanya bertaqarrub kepada-Nya dengan ibadah nusuk, yaitu penumpahan darah-darah binatang qurban. Sumber : (www.darulfatwa.org.au/ar/عيد-الأضحى/)) Kesimpulan : 1. Ibadah qurban adalah ibadah harta yang sangat besar pahalanya. 2. Seberapa – sebenarnya – keimanan dan kecintaan seorang muslim yang mampu kepada Allah, buktinya adalah pengamalan ibadah qurban. 3. Hari raya qurban adalah hari raya terbesar dan paling utama dalam Islam.

Tinggalkan Balasan