Nasib Guru Ngaji: Untuk Menyambung Hidupnya Ia Memulung dan Rumahnya Kini Roboh

byTim Program Harfa

  • Rp 300.000.000

    Target terkumpul
  • Rp 0

    Sudah terkumpul
  • 0

    Hari lagi
Terkumpul (dalam %) :
0%
Minimum amount is Rp25000 Maximum amount is Rp

Tim Program Harfa

17 Program sedekah | 0 Program disukai

Lihat bio data.

About the campaign creator

×
Tim Program Harfa
17 Campaigns | 0 Loved campaigns

Contact Info

Social Link

Sudah tiga pekan rumah Bakrudin guru ngaji roboh akibat kondisi bangunan yang sangat rapuh. Kondisi tersebut sangat memprihatinkan karena untuk membangun rumahnya hanya menghabiskan (5)lima sak semen idealnya bangunan rumah bisa menghabiskan diatas 100 sak semen. Untuk membuat adukan bangunan Bakrudin hanya mencapurnya dengan tanah disekitar rumahnya tentunya hal ini sangat mebahayakan penghuni rumah karena seketika bisa ambruk. Dan bangunan rumah Bakrudin sama sekali tidak menggunakan tulang besi padahal lokasi rumahnya berada pada kemiringan tanah yang membuat bangunan semakin tidak stabil. Benar saja, kejadian yang dikhawatirkan masyarakatpun terjadi. Rumah Bakrudin roboh bersamaan dengan madrasah disamping rumahnya. Hal tersebut terungkap saat Tim relawan Harapan Dhuafa (Harfa) Banten menemuninya di kediaman pria berusia 50 tahun tersebut, Kampung Cikoak, RT 07/04, Desa Cilowong, Kecamatan Taktakan Kota Serang-Banten, Senin (4/6/2018). Tidak banyak barang berharga di dalam rumahnya yang terbuat dari campuran adukan tanah tersebut. Kehidupan Bakrudin jauh dari kata cukup, bahkan dia tidak sanggup untuk memperbaiki rumahnya yang roboh itu. “Penghasilan saya tidak menentu, jangankan untuk memperbaiki rumah, untuk hidup sehari-hari saja sulit. Untuk menyambung kehidupan keluarganya, Bakrudin bersama istrinya (Siti) memulung (mencari barang berharga diantara tumpukan sampah) yang berlokasi di TPA Cilowong yang hanya berjarak beberapa puluh meter dari rumahnya ujarnya. Di madrasah dekat rumahya tersebut, dia biasa mengajar mengaji anak-anak warga sekitar. Rumah yang selama ini dia tempati itu, keadaannya sudah memprihatinkan, bangunan tersebut kini rata dengan tanah. Menurut Bakrudin, dia menjadi guru ngaji di Kampung tersebut sudah sejak 1980-an. Selain ingin memberikan bimbingan keagamaan bagi masyarakat, dia juga tidak mempunyai keahlian lain. “Sekolah tidak tamat.makanya saya tidak bisa membaca, kecuali baca al-quran,”imbuhnya. Sementara menurut Ketua RT setempat Bustomi, pendapatannya dari mengajar mengaji memang tak mencukupi untuk kehidupan sehari-hari. Ia pun memang tak pernah mendapat bantuan saat pemerintah memberikan Bantuan Langsung Tunai (BLT), Bakrudin yang tinggal bersama lima orang anaknya tak mendapat bantuan tersebut. Padahal Ia termasuk kategori warga tak mampu. Meski tak mendapat bantuan, menurut Bustomi, Ia tak pernah mengeluh. Menurutnya rezki sudah diatur Yang Maha Kuasa. Ia tak mempermasalahkannya walau benar-benar membutuhkan. Namun melihat kehidupan sehari-hari Ia kadang menangis menyaksikan seorang Guru Ngaji bersama Istrinya memakan sisa orang lain diantara tumpukan sampah TPA Cilowong. Saat Ketua RT menyampiakan hal tersebut, tak bisa ditutupi ada rasa malu yang terpancar antara Bakrudin dan Istrinya. Namun keduanya menganggukan kepala menandakan yang disampaikan pak RT memang benar adanya. Sebenarnya kami sudah melaporkan kejadian tersebut baik tingkat Desa, Kecamatan dan Pemerintah Kota Serang. Namun anggaran untuk memperbaiki rumah warga katanya sudah ditiadakan karena sering menjadi temuan hukum. Kini kami hanya berharap kepada para Donatur supaya dapat menyisihkan rezekinya untuk bersama-sama bisa memperbaiki Rumah Bakrudin. Kami tidak dapat berharap tetangganya karena hampir semuanya juga terkendala masalah ekonomi yang hampir sama.

Customers' review

5 stars 0 0 %
4 stars 0 0 %
3 stars 0 0 %
2 stars 0 0 %
1 star 0 0 %

Tanggapan

Belum ada kesan dan tanggapan.

Jadilah yang pertama memberi tanggapan “Nasib Guru Ngaji: Untuk Menyambung Hidupnya Ia Memulung dan Rumahnya Kini Roboh”

Use one of the allowed file type: jpg,png. The max size allowed is : 10 MB.